Berikut Informasi Tentang Jenis Wisata, Dan Bentuk-Bentuk Wisata

702266.org – Di Indonesia kita sering mengunjungi berbagai tempat wisata. Tempat wisata antara lain: pantai, taman, lautan, hutan, pegunungan, pusat perbelanjaan atau mall, situs sejarah, museum, pusat memasak, danau, waduk, disana, kolam renang, alun-alun, mata air panas, kebun binatang, air terjun, bunga dan kebun buah-buahan, dll.

Informasi Tentang Jenis Wisata, Dan Bentuk-Bentuk Wisata

1. Wisata Bahari

Wisata bahari disebut juga wisata laut atau wisata air. Wisata ini juga terkait dengan olah raga yang dilakukan di dalam air, seperti di pantai, danau, dan teluk. Kegiatan yang biasa dilakukan selama perjalanan laut adalah memancing dan berselancar, berlayar, lomba berperahu, snorkeling, menyelam, dan menembak bawah air.

2. Wisata Budaya di Indonesia

Tujuan wisata budaya adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang kehidupan. Dalam wisata budaya, khususnya wisata budaya asing, kita bisa melihat cara hidup masyarakat di pedesaan dan belajar tentang adat istiadat, seni dan budayanya.

Wisata budaya juga berguna untuk memperkenalkan budaya bangsa sendiri di kancah internasional (begitu pula sebaliknya) (memberikan informasi / berbagi informasi tentang budaya dan adat istiadat negara yang baru saja dikunjungi di negara kita). Dengan kata lain, terlibat dalam pertukaran seni dan budaya. Seperti musik, tari, drama.

3. Wisata Pertanian

Wisata pertanian adalah wisata lokasi pertanian, dimana anda bisa melihat ladang dan pembibitan di perkebunan. Biasanya dilakukan dalam rangka penelitian atau sekedar jalan-jalan menikmati hijaunya tanaman dan udara segar. Sayuran segar berwarna-warni, intip aneka benih sayuran dan pemandangan petualang di perkebunan yang sejuk akan kembali menyegarkan mata.

4. Wisata Buru

Wisatta buru dapat dilakukan di negara-negara yang memiliki hutan yang dapat digunakan sebagai tempat berburu. Tentu saja Anda tidak bisa berburu secara sembarangan, bukan. Sebaliknya, ia mengikuti peraturan pemerintah tentang batas-batas kawasan perburuan dan jenis hewan apa yang bisa diburu. Untuk Indonesia sendiri, pemerintah telah membuka wisata berburu di Jawa Timur (khususnya di Baluran).

5. Wisata Ziarah

Wisata semacam ini berkaitan dengan sejarah, adat istiadat dan kepercayaan masyarakat setempat. Biasanya dilakukan oleh kelompok daripada individu. Tujuannya untuk pergi ke tempat suci, makam makam orang-orang yang dianggap sakti atau orang bijak/ tokoh besar, Pemakaman Tokoh terkenal, bukit dan gunung keramat yang sarat legenda, dll.

Banyak orang yang terkait dengan niat para wisatawan ini, misalnya ingin meminta berkah dan petunjuk Tuhan, bahkan menginginkan kekayaan. Misalnya, seorang Muslim mengunjungi tempat suci atau kuburan orang suci, seorang Katolik pergi ziarah ke Vatikan, dan seorang Buddha mengunjungi Nepal, Tibet atau India.

6. Wisata cagar alam

Perjalanan ini juga dikenal sebagai wisata pelestarian alam dan dilakukan dengan mengunjungi taman lindung, cagar alam, dan kawasan lestari yang dilindungi undang-undang. Kebanyakan pecinta alam yang melakukan perjalanan ini. Bagi yang suka memotret, wisata seperti ini sangat cocok.

7. Wisata Konvensi

Wisata ini erat kaitannya dengan politik. Contohnya adalah bangunan tempat musyawarah, persidangan dan konferensi dilakukan di dalam negeri atau internasional. Misalnya, Pusat Konvensi Internasional di Berlin, dan Gedung Senayan di Jakarta, Filipina memiliki Philippine International Convention Center.

Bentuk Bentuk Wisata

Kegiatan wisata di tempat wisata memiliki dua bentuk, bentuk pasif dan bentuk aktif. Contohnya Gua Jomblang dan Pindul di Yogyakarta, Pantai Sanur, Kuta dan tempat lainnya.

1. Bentuk Kegiatan pasif

Tujuan dari kegiatan pasif di objek wisata adalah agar wisatawan tidak bergerak atau berpindah ketrampilan saat mengunjungi tempat wisata. Tipe wisatawan yang satu ini cenderung mengedepankan perasaan, pengetahuan dan sikap, atau dengan kata lain hanya menikmati hal-hal yang ada di objek wisata tersebut.

Misalnya, saat berwisata di alam, wisatawan hanya bisa berjalan-jalan untuk mengagumi keindahan dan kesejukan udara, mengapresiasi keindahan alam, dan menjadi pemerhati bagaimana penduduk setempat hidup dan bersosialisasi.

2. Bentuk kegiatan Aktif

Tujuan dari bentuk kegiatan yang dilakukan di objek wisata adalah agar wisatawan melakukan banyak gerakan / bergerak dan menggunakan keterampilan gerak. Misalnya, selama perjalanan petualangan seperti hiking, rafting atau menelusuri sungai, arung jeram, golf, sepak bola, bersepeda, tenis, voli pantai, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *