Tempat Wisata Penuh Sejarah di Eropa, Ada Peninggalan Jejak Islam

Tempat Wisata Penuh Sejarah di Eropa, Ada Peninggalan Jejak Islam – Islam bukanlah agama mayoritas di Eropa. Tetapi wilayah tertentu di Eropa memiliki sejarah atau jejak Islam di masa lalu. Hal tersebut terlihat jelas dari struktur bangunan budaya Islam yang masih dapat dirasakan hingga saat ini.

Tempat Wisata Penuh Sejarah di Eropa, Ada Peninggalan Jejak Islam

Faktanya, beberapa dari mereka adalah negara Muslim terbesar di Eropa! Seperti ketujuh destinasi berikut, biasanya mereka menjadi destinasi wisata saat Ramadhan tiba karena memiliki jejak Islam di masa lalu. dimana sajakah tempat itu ?

1. Sisilia

Sisilia adalah sebuah pulau dan wilayah otonom di Italia. Di balik label “Cradle of the Mafia”, Sisilia adalah era kejayaan ketika Islam tinggal di Eropa selama hampir dua abad dan menjadi kerajaan yang maju di Eropa.

Kemajuan ekonomi, budaya, dan pendidikan berdasarkan hukum dan tata cara Islam telah membuat banyak kerajaan iri di Sisilia, yang sebelumnya dikenal sebagai “pulau redup” akibat pertumpahan darah di zaman Bizantium.

Katedral Palermo adalah salah satu saksi bisu peradaban Islam di Sisilia. Sebelum perpaduan gaya neoklasik, Moor dan Norman diubah menjadi sebuah gereja, Katedral Palermo adalah sebuah masjid.

2. Algarve

Algarve adalah sebuah wilayah yang terletak di Faro, Portugal. Sekitar abad ketujuh, destinasi ini memiliki banyak pantai yang eksotis dan merupakan wilayah kekuasaan Muslim Arab.

Nama Algarve sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu al-gharb yang artinya Barat. Sebelum diambil kembali oleh orang-orang Kristen, gereja San Clemente dan Santa Maria de Castello adalah masjid di Algarve.

Jejak Islam di Algarve tidak terbatas pada bangunan, banyak jalan di Algarve memiliki nama Arab. Beberapa masakan ayam di Algarve merupakan hasil integrasi budaya dan budaya Arab.

3. Andalusia

Andalusia bisa dikatakan sebagai kekuasaan Islam terbesar di Eropa. Islam berjaya di destinasi yang merupakan bagian dari Daerah Otonomi Spanyol ini dan memiliki sejarah sekitar delapan abad.

Peninggalan Islam yang paling mencolok adalah Istana Alhambra. Istana megah ini memiliki arsitektur khas Bangsa Moor dan merupakan kediaman raja dan keluarganya.

4. Ulcinj

Islam di Montenegro diperkenalkan oleh Kekaisaran Ottoman. Agama terbesar kedua di Montenegro adalah putra penguasa Montenegro, Staniša Crnojević masuk Islam, yang berkembang pesat.

Ulcinj adalah salah satu kota Muslim utama di Montenegro. Karenanya, tak sulit mencari masjid untuk salat selama berwisata di kota yang indah ini.

5. Albania

Dalam konteks konflik antara Katolik dan Gereja Ortodoks, Kekaisaran Ottoman juga memperkenalkan Islam Albania. Tempat ini dulunya adalah negara Muslim terbesar pada saat itu, dan jumlahnya berangsur-angsur menurun, sementara ateis meningkat.

Meski begitu, Albania masih disebut sebagai negara di Eropa hingga saat ini yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Menurut saya suara doa sudah tidak asing lagi di negeri ini. Wisatawan muslim juga bisa dengan mudah menemukan masjid di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *