Wisata Pantai Dato Majene Yang Mempunyai Keindahan Pasir Putih Dan Tebing Karang

Wisata Pantai Dato Majene Yang Mempunyai Keindahan Pasir Putih Dan Tebing Karang

Sebagai daerah yang berbatasan segera dengan Selat Makassar, Sulawesi Barat punyai sejumlah objek wisata pantai yang membentang merasa dari Polewali Mandar, Majene, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu (dulu bernama Mamuju Utara). Hanya Kabupaten Mamasa, kabupaten di Sulawesi Barat yang tidak mempunyai garis pantai dan berada di kawasan pegunungan.
Salah satu objek wisata pantai favorit di Sulawesi Barat adalah Pantai Dato di Dusun Pangale, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene. Perpaduan antara pasir putih yang lembut dan bongkahan karang di pesisir pantai adalah keunikan khas Pantai Dato, yang jadi menaikkan keelokannya.
Pengunjung mampu memilih, senang nikmati hamparan pasir putih atau naik ke tebing karang untuk nikmati keindahan pantai dari atas.

Wisata Pantai Dato Majene Yang Mempunyai Keindahan Pasir Putih Dan Tebing Karang

“Pantai Dato tawarkan pemandangan alam yang indah dan ketenangan bagi tiap tiap pengunjungnya. Selain itu, pantai ini masih alami dan terjaga dengan baik sehingga menarik minat wisatawan untuk datang terutama terhadap hari-hari libur,” ungkap Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Majene,Taruhan Bola Andi Beda Basharoe, di dalam rilis Kementerian Pariwisata yang di terima Sulbar Kini, Jumat (14/6).

Menurut Andi Beda, garis pantai yang dimiliki Pantai Dato termasuk merupakan rumah bagi banyak kepiting di dalam berbagai ukuran. Krustasea yang unik ini tentu akan menarik keingintahuan para pengunjung yang lebih muda. Kawasan Pantai Dato, kata dia, punyai banyak daerah spot foto menarik dengan latar batuan karang.
“Pesona keindahan Pantai Dato termasuk mampu diamati dari atas tebing. Wisatawan mampu nikmati keindahan pantai dengan duduk di bawah pohon kelapa,” tambahnya.

Tak cuma di permukaan saja, keindahan bawah laut Pantai Dato pun luar biasa. Kondisinya yang masih alami membuat Pantai Dato punyai terumbu karang murni dengan berbagai ikan berwarna dan penghuni laut lainnya yang mampu memanjakan wisatawan yang punyai hobi snorkeling dan menyelam.

“Kaya dengan berbagai tipe ikan, perairan ini termasuk merupakan daerah yang pas untuk memancing. Dari formasi batuan di ujung barat pantai, seseorang mampu menaiki tangga menuju ke puncak tebing. Di sana, pemandangan lautan yang indah akan menanti. Jika merasa lapar, jangan khawatir, di Pantai Dato terkandung sejumlah pedagang yang tawarkan aneka macam kuliner dengan menu khas tradisional Majene,” ujar Andi Beda.

Pesona Pantai Dato Majene ini pun menjadi perhatian dari Kementerian Pariwisata. Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar, Muhammad Ricky Fauziyani, menyatakan potensi besar Majene menjadi sebuah permata yang siap dipoles. Tinggal tetap dipromosikan di berbagai kesempatan.

“Komitmen Kemenpar untuk tetap mengangkat seluruh destinasi yang potensial. Yang perlu jangan curiga untuk berkoordinasi tetap dengan pusat. Kami tentu akan membantu daerah-daerah yang sungguh-sungguh mengembangkan pariwisatanya,” kata Ricky.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, termasuk ikut angkat suara. Soal potensi Majene, mantan Dirut Telkom itu udah tak curiga lagi. Majene punyai bentang alam yang luar biasa indahnya. Kekuatan budayanya termasuk terlalu mumpuni yang mampu membuat wisatawan betah dan akan ketagihan untuk kembali lagi.

“Konsepnya tetap sama, 3A. Aksesnya baik, amenitasnya baik, selanjutnya dapat dukungan dengan atraksi yang berstandar world untuk mengakibatkan wisatawan datang. Kalau soal alam dan budaya aku udah tidak curiga lagi. Aksesnya ada Bandara Tampa Padang di Mamuju. Amenitasnya udah terlalu baik. Tinggal tetap menghadirkan atraksi berkelas dunia untuk membuat wisatawan datang,” papar Menpar Arief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *